Electricity Lightning

Monday, June 19, 2017

MTPGP

1.Teknik Dasar Fotografi Wajib Diketahui.
 Sebagai seorang pemula dalam dunia fotografi, tentunya akan bingung sekali apa yang harus dilakukan, sementara tidak mempunya teman atau dekat dengan orang yang mengerti kamera.

Belajar otodidak tentang kamera tentunya bisa sekali, tapi harus bisa dibarengi dengan praktek. Karena ilmu di dunia fotografi, harus banyak-banyak praktek, dan jam terbang seorang fotografer tak pernah membohongi.

Teknik Dasar Fotografi
Kenali Kamera
Di bagian pertama harus punya dulu kamera, atau setidaknya saat membaca tulisan ini Anda megang kamera, baik kamera dslr, mirrorless, atau bahkan kamera ponsel.

Karena sangat wajib sekali, mengetahui kamera. Dengan mengenali kamera, akan mempermudah dalam mengatur, tombol-tombol, dan informasi yang ada pada kamera, dengan begitu bisa lebih mempermudah dalam pengambilan gambar, tidak pusing dan mutar-mutar dulu di pengaturan baru mengambil objek.

Segitiga Exposure
Setelah mengenal kamera, maka di kamera ada segitiga exposure yang sangat berpengaruh dalam hasil gambar, karena kamera adalah seni cahaya. Maka di segitiga exposure ada 3 bagian:

ISO
ISO adalah singkatan Organisasi Internasional untuk Standardisasi merupakan pengatur tingkat sensitifitas sensor terhadap cahaya yang masuk.

Semakin tinggi ISO (angka kecil) maka semakin sedikit cahaya yang masuk. Begitupula jika renda ISO (angka besar) maka akan banyak cahaya yang masuk.

Shutter Speed
Shutter speed adalah kecepatan saat pengambilan objek, semakin tinggi angka shutter maka semakin cepat merekam atau mengambil cahaya yang masuk.

Diafragma/Aperture

Teknik Pengambilan Gambar
Pengambilan kamera mempunyai teknik sendiri, jadi ketika mengambil gambar, Anda sudah tahu bagaimana hasilnya nanti jika sudah dalam frame, untuk mengetahui hal tersebut harus paham tekniknya, baca: teknik pengambilan gambar.

Kebutuhan Lensa
Untuk awal-awal sudah sangat cukup dengan menggunakan kamera bawaan (KIT), tetapi jika jam terbang sudah sering dan sering ikut komunitas atau gabung ke projek orang lain. Maka kebutan lensa bisa sesuaikan dengan apa yang Anda butuhkan sekarang. Bisa lensa wide, macro, atau fix.

Editing
Dunia fotografi tak lupung dari editing, sebagai fotografer harus bisa jadi editor sebuah gambar, karena gambar hasil kamera tanpa editing rasanya seperti makan tanpa lauk.

Jadi, biar gambar lebih terlihat "wah" dan sesuai dengan kebutuhan, diperlukan editing. Tapi, ingat tak perlu berlebihan saat editing, karena akhirnya akan menghilangkan cerita dari gambar tersebut.
Teknik Pengambilan Gambar
Bird Eye View
Pengambilan gambar dari atas atau ketinggian objek, sehingga objek berada di bawah dan akan terlihat semua luas bentuknya dari atas. Pengambilan teknik bird eye view biasa digunakan lewat drone.

Eye Level
Teknik ini sangat sering digunakan saat foto bersama atau foto standar, karena pengambilan dilakukan dengan kamera sejajar dengan objek.

Frog Eye
Dengan pengambilan gambar dari atas ketinggian dan sejajar dengan kedudukan objek atau bisa lebih rendah. Sehingga akan menghasilkan objek tampak terlihat luas dan mata penonton mewakili mata katak.

Low Angle
Pengambilan low angle yaitu dilakukan dari sudut bawah ke atas objek. Sehingga objek akan terlihat lebih tinggi, besar, dan kuat.
Merawat Peralatan Multimedia adalah merawat peralatan-peralatan multimedia agar alat tersebut dapat berusia panjang dan tidak mudah rusak.
Dalam pelajaran Mutimedia, perawatan alat Multimedia sangatlah penting, agar alat Multimedia tersebut dapat berusia lama dan dapat kita komersilkan kepada orang lain.
Berikut adalah beberapa cara untuk merawat peralatan multimedia:
1.Cara merawat LCD laptop agar awet dan tahan lama
High Angle
Objek akan terlihat kecil tetapi tidak seperti teknik bird eye view yang melihatkan semua sudut. Teknik high angle memunculkan dramatis kerdil atau kecil.

Long Shot
Pengambilan gambar dengan ukuran pas ataus semua objek akan terlihat semua di dalam frame. Jadi, cocok sekali pengambilan ini digunakan untuk pengambilan ojek dengan menampilkan semua objek.

Medium Long Shot
Dengan teknik medium long shot, maka hanya pengambilan beberapa potong dari objek, seperti objeknya manusia, maka akan di ambil dari atas rambut hingga lutut saja.

Extreme Long Shot
Pengambilan extreme long shot adalah untuk menampilkan semua sudut dari objek, sehingga akan terlihat lebih luas pada frame gambar.

Medium Shot
Teknik medium shot hampir sama dengan medium long shot, tetapi medium shot lebih terbatas ruang lingkupya yaitu dari atas rambut hingga bagian perut.

Close Up
Teknik satu ini akan menampilkan khusus objek yang ingin kita ambil, dan terlihat lebih sempit di frame gambar. Tetapi tujuan gambar akan lebih mudah tersampaikan, melalui bentuk objeknya.

Big Close Up
Big close up akan lebih dekat lagi dengan objek, dan sudut akan tampak cukup sempit, sehingga akan terlihat lebih detail objek yang di ambil.

Extreme Close Up
Pada teknik extreme close up berguna untuk mengambil objek-objek dengan menampilkan detailnya, seperti bagian mata, benda kecil, atau bunga.


Dengan mengetahi teknik pengambilan gambar/foto yang benar di atas, tidak bingung lagi saat pemotretan, maka akan mengetahi hasil objeknya jika sudah di dalam frame.
sumberhttp://www.duniafotografi.com/2016/11/teknik-dasar-fotografi.html


LCD Laptop adalah salah satu komponen laptop yang cukup mahal harganya apabila terjadi penggantian akibat rusak. Rusaknya LCD laptop ini memang disebabkan oleh banyak faktor, bisa karena faktor bawaan dari pabrik ataupun faktor manusia yang menggunakannya yaitu di perlakuan dan cara merawat LCD laptop itu sendiri.
Permasalahan yang sering dihadapi oleh pengguna laptop antara lain adalah LCD dengan tampilan bergaris, tampilan bergetar , warna kurang tajam, dan missing color. Permasalahan ini banyak dialami oleh LCD yang masih menggunakan inverter atau neon sebagai backlightnya. dan sebagian besar kerusakan LCD susah ditangani kecuali dengan penggantian.
2.      Perawatan Kamera Video

Merawat kamera video dilakukan dengan enam langkah berikut ini :
·           Jangan tingalkan kaset di dalam camcorder Anda saat tidak digunakan. Kaset bisa menyebabkan gesekan dan hal ini bisa mengakibatkan masalah pada proses merekam dan memutar
·           Usahakan Memasukkan kaset video dalam kondisi benar-benar dingin. Pelembab dari udara yang hangat dapat membuat kaset menempel pada bagian drum sehingga merusak kaset dan dapat merusak video head.
·            Jangan meninggalkan baterai di dalam camcorder saat tidak digunakan. Beberapa camera menarik energi baterai dalam jumlah kecil, namun konstan sehinga dapat menghabiskan baterai.
·           Jangan meninggalkan kaset camcorder di dalam mobil yang terkena udara panas.
·           Jangan menaruh label pada kaset camcorder dimana label ini kemungkinan berlawanan dengan pembuka pintu kaset. Hal ini dapat menyebabkan kaset menyangkut di dalam kamera
·           Rawat handycam/kamera video sobat dengan menyerahkannya pada teknisi untuk membersihkan tape head saat kotor.

Beberapa hal yang harus dihindari oleh Kamera Video:
1.  Hindari Cuaca dingin atau Ruangan dingin ber-AC
2.  Hindari Benturan
3.  Hindari Pemakaian fasilitas REW/FF pada kamera
4.  Jangan terlalu pake fasilitas manual kecuali dalam ruangan.
5.  Hindari Pemakaian kaset bekas, kecuali kaset tersebut baru terpakai 1 atau 2 kali. dengan penyimpanan kaset yang baik, jauh dari debu
6.  Hindari Air Laut, Karena Air laut sangat berbahaya bagi kamera karena mengandung zat garam yang dapat menyebabkan karat pada bagian kamera yang terbuat dari besi.
7.  Hidari Kapur Barus karena kapur barus adalah benda yang sangat di takuti oleh kamera, karena kapur  barus dapat merusak PBC ( printed circuit board ) yaitu tempat dimana chip elektronik kamera ituterpasang. uap kapur barus juga dapat membuat flek flek pada lensa kamera anda. menurut beritakerusakan pada kamera yang di sebabkan oleh kapur barus sangat sulit diperbaiki dan bahkan mungkintidak bisa di perbaiki lagi.
3.      Tips Cara Merawat Printer Yang Benar :

  • Setelah menggunakan Printer ada baiknya semua lubang kertas baik yang masuk atau pun keluar di tutup dengan benar. Hal ini untuk menghindari benda asing atau pun debu masuk ke dalam printer sobat. Sahabat saya pernah mengalami hal ini, keponakan dari sahabat saya tidak senagaja memasukkan gunting kuku ke dalam lubang tempat kertas masuk, alhasil Printer tidak bisa dipakai untuk mencetak karena terganjal oleh gunting kuku. Terkadang juga ada benda asing yang masuk secara tidak sengaja ke dalam Printer, seperti potongan kerta, debu dll. Jika Printer sudah terlanjur kemasukan debu. Tiup dengan alat tiup seadanya atau tiup manual. Bersihkan dan tiup sekitar motor penarik kertas. Berikan sedikit air pada roda penarik kertas dan gunakan kertas bekas untuk mencoba test print. Hal ini akan membersihkan debu yang sudah terlanjur menempel di roda penarik kertas. Gunakan sedikit air saja, jangan terlalu banyak. Apalagi sampai meluber ke dalam Printer.
  • Gunakan Printer setiap hari. Maksudnya di sini bukan melakukan print secara terus menerus dalam jumlah banyak. Melainkan melakukan print satu lembar saja atau secukupnya. Intinya di sini adalah agar tinta sobat tidak membeku di Cartridge.
  • Gunakan kertas di dalam lubang masuk printer secukupnya. Selain agar tidak malas untuk menutup setelah digunakan. Hal ini juga agar tidak terjadi slip karena roda penarik tidak punya cukup ruang untuk menarik kertas serta agar kertas tidak terlipa di dalam.
  • Biasakan untuk mencetak dalam batas wajar. Printer memiliki jumlah batas cetak dan batas cetakan per cetakan. Maksudnya di sini, jika anda ingin mencetak banyak. Usahakan agar mencetak secara sedikit demi sedikit. Hal ini untuk menghindari keausan di Head Cartridge. Jika mencetak 100 lembar, cetaklah 10-20 per cetakan. Istirahatkan sebentar baru dipergunakan lagi.
  • Usahakan selalu mengocok kertas sebelum digunakan. Hal ini bertujuan agar kertas tidak ikut masuk dalam jumlah banyak.
  • Setelah menghidupkan printer, biasakan untuk membiarkan printer tersebut sejenak sebelum digunakan. Apalagi jika sebelumnya printer mati secara tidak wajar (Mati Lampu).
  • Biasakan mematikan printer lewat tombol power setelah printer sudah tidak digunakan. Perhatikan dahulu apakah printer sudah tidak bekerja (Cleaning) dan tempat Cartridge sudah kembali ke tempat asal.
  • Pakai tinta yang bagus atau tinta yang sudah direkomendasikan. Hal ini supaya hasil cetakan bisa lebih bagus dan Cartridge lebih awet.
  • Isi tinta jika kelihatan sudah hampir habis. Untuk tinta infus, jangan sampai membiarkan isi tinta di bawah setengah tabung.
  • Jangan sembarang mencoba memperbaiki sendiri. Jika sobat memang mencoba memperbaiki sendiri, sebaiknya carilah referensi terlebih dahulu sedetail mungkin. Agar tidak terjadi kesalahan pada perbaikan.
  • Jangan pernah menyentuh chip, sensor atau pun benda yang kelihatan sangat sensitif pada printer. Hal ini akan menyebabkan printer tidak bekerja secara normal. Seperti jika sensor kotor maka hasil cetakan terkadang tidak bisa merata.
  • Gunakan kertas yang sesuai dengan printer. Terkadang ada beberapa printer yang sensitif jika diberikan kertas terlalu tipis atau tebal.
4.      Cara merawat kamera

Cara membersihkan kamera, terutama pada bagian lensa yang kotor. Seringkali penyebabnya adalah akibat tersentuh jari dengan tidak sengaja sehingga meninggalkan sidik jari ataupun kotoran-kotoran lainnya seperti debu, minyak dan sebangsanya. Hal-hal seperti dapat sangat menggangu hasil dari foto yang diambil. Jika hanya momen-momen sehari-hari tentu tidak masalah, namun jika momennya sesuatu yang tidak dapat diulang kembali, berarti ini masalah,Lalu apa yang harus dilakukan jika menemukan lensa kamera sudah terlalu kotor, penuh sidik jari debu dan kotoran-kotoran lainnya. Pertama-tama ada beberapa alat yang harus atau wajib dimiliki dalam fungsinya merawat kamera
1. Kuas
2. Dust Blower
3. Tissue Lensa
4. Kain Micro Fiber
5. Lens cleaning liquid (cairan pembersih lensa)
6. Lenspen
Kemudian langkah-langkahnya sebagai berikut;
·         Sapukan kuas ke permukan lensa sambil pergunakan dust blower untuk meniup debu2 yang ada menempel pada permukaan lensa, kenapa harus di kuas dan di tiup? Seringkali debu-debu atau patikel-partikel yang menempel ini termasuk yang bisa menyebabkan tergoresnya lensa, saat di bersihkan dengan kertas tissue lensa atau kain micro fiber pada langkah selanjutnya.
·         Setelah bersih dari debu, pergunakan tissue lensa untuk membersihkan minyak yang ada di permukaan akibat tersentuh tangan, sapukan dengan lembut gerakannya memutar dimulai dari tengah baru ke pinggir lensa.
·         Bila sudah agak bersih, kemudian gunakan kain micro fiber untuk membersihkan lensa kembali, bila belum bisa benar-benar bersih dari minyak yang ada dan bekasnya malah menyebar ke seluruh permukaan lensa, bisa dipergunakan cairan pembersih lensa, teteskan atau semprotkan cairan ini pada kain micro fiber dan bukan pada permukaan lensa, kemudian sapukan kembali kain pada permukaan lensa, tiup perlahan-lahan bila cairan belum kering.
·         Terakhir gunakan lenspen untuk finishing touch, sama caranya dengan ketika menggunakan kain micro fiber, dengan gerakan memutar secara perlahan-lahan, kemudian jika sudah selesai jangan langsung ditutup lenspennya tetapi tutuplah setengah lebih dahulu guna kemudian di putar, guna meratakan carbon compound pada lenspen yang terdapat pada tutupnya.
Maka hasil yang didapat kemudian lensa kembali bersih, dan siap di gunakan kembali
5.      Cara merawat LCD proyektor

LCD Proyektor adalah perangkat alat bantu yang sering digunakan untuk media presentasi, karena mampu menampilkan gambar dengan ukuran besar. Dalam menggunakan dan merawat sebuah LCD proyektor tentunya tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan, sebab alat yang satu ini tergolong mudah rusak.
Karena itu, agar LCD proyektor anda awet alias tahan lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan dan perawatannya :


Menggunakan sebuah LCD, agar tidak mudah rusak.
  • Pastikan kabel power sudah tersambung ke LCD, dan juga kabel VGA/RGB yang ke LCD sudah disambung sebelum kabel power LCD anda sambungkan ke saklar listrik.
  • Usahakan jangan memindah atau mengangkat LCD saat LCD sedang di gunakan. Karena lampu LCD sangat sensitif dan bisa mengakibatkan lampu LCD anda putus.
  • Jika arus listrik terputus, mungkin karna listrik padam atau penyebab lainnya, cabutlah kabel power LCD dari saklar listrik. Masukan kembali apabila arus listrik sudah stabil kembali.
  • Jangan mematikan LCD dengan mencabut kabel power dari saklar listrik.
  • Apabila sudah mematikan LCD, tunggu sampai lampu indicator berwarna hijau atau kipas pendingan sudah mati, kemudian baru di angkat saat kondisi LCD sudah dingin.

Merawat LCD Proyektor, agar tetap berfungsi dengan baik.
·         Bersihkan lensa dengan menggunakan lens cleaning paper
·         Bersihkan bodi proyektor menggunakan kain lembut yang bersih, khusus untuk debu yang membandel gunakan cairan pembersih khusus pada kain lap
·         Menyimpan proyektor sebaiknya pada tempat yang kering dan tidak terlalu lembab, lebih disarankan disimpan didalam tas aslinya
·         Membawa proyektor lengkap dengan tasnya ketika dipindahkan ke tempat yang jauh.
·         Selalu memperhatikan informasi lampu di setting >information > lamp time hours untuk mempersiapkan penggantian lampu.
6.      Cara Mengatasi Webcam Yang Tidak Berfungsi

Mengingat webcam adalah device yang sangat penting, apalagi anda yang ingin berkomunikasi lewat video conference dengan rekan kerja, family atau sanak saudara anda yang berada jauh di luar negeri.

Namun seringkali anda menemui kendala saat ingin menggunakan Webcam, Webcam tidak dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Jika itu yang terjadi, berikut ini adalah beberapa langkah pendeteksian, apa yang menyebabkan web camera anda tidak berfungsi dengan baik dan bagaimana cara mengatasinya

1) Pastikan Webcam Telah Diaktifkan (Untuk Laptop, Notebook dan Netbook)
Pada beberapa Type dan merk notebook, webcam tidak langsung aktif sebelum anda mengaktifkannya secara manual. Untuk mengatifkannya, tekan tombol Fn+F3 secara bersamaan (Beberapa netbook memiliki tombol yang berbeda dengan yang lain, ada yang F4 ada yang F2, dapat dilihat di manual book atau tanyakan pada vendor / Penjual Notebook).


2) Pastikan Kabel USB dari Web Camera Sudah Terhubung Dengan USB Port PC / Notebook Anda (Jika Menggunakan Webcam External)
Khusus pengguna komputer / Notebook yang menggunakan Web Camera External, coba anda periksa kabel, apakah sudah terhubung dengan baik. Kalau perlu coba gunakan web camera tersebut di komputer lain sehingga anda tahu apa yang sebenarnya bermasalah. Apakah memang dari webcamnya sendiri atau dari komputernya yang bermasalah.

3) Pastikan Driver Webcam Sudah Terinstall
Jika Webcam telah diaktifkan atau telah dihubungkan ke usb port, namun tidak berfungsi, maka Hal yang harus diperiksa adalah driver karena driver merupakan jembatan antara hardware webcam dengan sistem operasi yang anda gunakan. Jika driver tidak berfungsi dengan baik, maka bisa dipastikan webcam anda tidak bisa berjalan dengan normal.

Lalu bagaimana cara memeriksa driver webcam?

Klik kanan pada My Computer, Pilih Properties, cari Device Manager. Akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini

Kemudian cari device dari webcam dan pastikan driver terinstall dengan baik. Jika anda menemukan tanda seru, tanda panah atau kejanggalan dari driver webcam, segera perbaiki dengan cara menginstall kembali driver anda. Driver biasanya bisa didapat dari CD/DVD bawaan dari laptop yang anda gunakan. Jika CD/DVD tersebut tidak ada (Atau ketika anda membeli notebook anda memang tidak mendapat CD/DVD tersebut dari pihak penjual), anda bisa download driver dari situs resmi notebook anda.

4) Pastikan Software Webcam Yang Anda Gunakan Telah Terinstall Dengan Baik (Tidak Corrupt, dan Telah Disetting Sesuai Merk Webcam Yang Terpasang)
·         Setiap webcam pada netbook, laptop atau notebook pasti memiliki software yang digunakan untuk menjalankan webcam tersebut. Pastikan semua telah terinstall dengan baik dan telah disetting dengan baik.
7.      Cara merawat headset

berikut beberapa bermanfaat agar headset handphone anda terawat :
  • Jangan kena air atau basah, tidak boleh terbentur , tentunya bagi pemakai headset tipe kabel, jangan menggulung kabel sembarangan karena ini bisa merusak sambungan suara dari ponsel ke Mikrofon.
  • Kabel headset jangan dilipat, pastikan pada saat memakai headset kondisi teling dalam keadaan kering supaya tidak merusak kepala headset jika terkena basah.
  • Jangan meletakan headset disembarang tempat, seperti dikantong misalnya, kabel headset bisa rusak kalau terlipat.
  • Hindarkan headset dari kelembapan dan air. dikhawatirkan, jika air masuk kedalam mikrofon, ini membuat kualitas suara headset jadi terdengar parau.
  • Saat mendengarkan musik menggunakan headset, gunakan volume yang sedang untuk menjaga kesehatan telinga.
8.      Cara merawat scanner

1.      Cara membersihkan permukaan kaca scanner. Jika ingin membersihkan bagian ini, gunakanlah lap dengan bahan microfiber sehingga tidak ada serat kain yang tertinggal. Ketika memindai materi gambar dari buku atau majalah yang tebal, sebaiknya tidak menggunakan penutup scanner untuk menekannya. Jika dipaksakan hal tersebut bisa dapat menyebabkan engsel pada penutup scanner rusak atau mengendur.
2.       Membersihkan kotoran di scanner. kebersihan scanner pun perlu dijaga. Kotoran pada perangkat ini, biasanya disebabkan oleh debu dan kotoran yang terselip dibeberapa bagian. Apabila didiamkan, bukan tidak mungkin akan bisa mengganggu karena penumpukan debu tersebut, apalagi jika terdapat goresan. Untuk itu ada baiknya ada membersihkannya dengan kapas dan sedikit cairan alcohol, menggosoknya dengan lembut. Sebelum memulainya, kita perlu memastikan aliran listriknya dimatikan terlebih dahulu. Akan lebih baik jika kita membaca petunjuk manual terlebih dahulu untuk membersihkan dan menggunakan scanner dengan benar agar kinerja scanner tetap maksimal.
9.      Cara merawat memory card

1.      Pilih card reader yang bagus
Saat proses transfer foto dari kartu memory ke komputer, jangan langsung menghubungkan kamera ke komputer, karena hal ini akan banyak menguras baterai kamera.
Lexar juga menyebutkan untuk menggunakan memory card reader, dan lebih bagusnya lagi menggunakan card reader yang memiliki performa kencang sehingga bisa proses transfer bisa dilakukan dengan cepat .
2. Jangan semabarang mencabut kartu memory
Setelah mengupload foto ke kamera dari kartu, pastikan mengikuti proses yang aman sebelum mencabutnya dari card reader. Seperti removable hardware pada umumnya bagi pengguna Windows, gunakan fitur “safely remove hardware” atau “eject” bagi penggguna OSX.
3. Perhatikan lampu indikator
Perhatikan lampu yang ada di kamera terutama setelah memakai mode burst atau continuous shooting. Ketika mengambil banyak gambar sekaligus, kamera akan membutuhkan waktu untuk menulis data ke dalam memory card.
Jangan mematikan kamera saat perangkat sedang melakukan buffering image karena ini bisa mengakibatkan foto hilang. Hal ini juga berlaku saat transfer foto lewat card reader. Jangan mematikan komputer atau memindahkan kartu saat lampu di reader masih menyala.
4. Kartu Memory terkena air?
Jangan panik, jangan langsung gunakan memory card yang terkena langsung ke perangkat saat kartu tersiram air. Biarkan saja dulu sampai kering dan setelah itu, kalian bisa gunakan card reader untuk transfer foto.
5. Gunakan kartu memory yang baru
Memory card meang memiliki usia yang cukup lama, namun seiring dengan sering digunakan maka kerentanan akan rusak semakin besar, lebih disarankan bagi pengguna untuk tetap mengupdate kartunya dengan mengguankan yang baru jika tidak ingin kegiatan pemotretan atau sebagainya terhalang karena hal yang satu ini.
6. Format Memory Card
Lakukan Format memori secara berkala. Tentu saja, setelah memindahkan semua foto di dalamnya ke media penyimpanan lain yang lebih besar. melakukan format memory card kamera lebih disarankan memakai memory card di kamera yang berbeda.
7. Perhatikan Kapasitas
Perhatikan kapasitas kartu memori. Jangan memaksakan untuk memenuhi kartu memori Anda. Akan lebih baik juga jika memiliki kartu memori cadangan alias tidak mengandalkan satu kartu saja.
8. Gunakan software penolong
Pernah tak sengaja mendelete file? Jangan khawatir sebab sudah banyak software yang bisa membantu Anda untuk mengembalikan foto yang terhapus.
10.  Cara merawat baterai

Tips untuk merawat baterai laptop yang bisa anda lakukan.
1.Bagi anda yang sering menggunakan laptop dengan waktu cukup lama,sekitar 6-12 jam disarankan untuk melepas baterai laptop.memang harus untuk melepas battery ? sebenarnya tidak di lepas juga tidak apa-apa asalkan ketika baterai laptop sudah penuh maka kita harus melepas charger laptop tersebut agar baterai tidak terjadi kebocoran.Karna banyak orang yang lupa/lalai untuk melepas charger laptop tersebut.Alfadlys
2.Gunakan memory RAM yang besar
Kenapa harus menggunakan memory RAM yang besar ? Karna jika kita menggunakan memory RAM terlalu kecil maka akan meningkatkan kinerja virtual memory yang besar sehingga akan menggunakan daya yang besar
3.Rutin untuk melakukan defrag hardisk
Kita harus rutin melakukan defrag hardisk,maksimal sebulan sekali defrag hardisk karna jika defrag hardisk secara teratur akan mengurangi kinerja hardisk dan mengurangi beban baterai
4.Taruh Laptop Pada Alas yang keras
Menaruh laptop pada alas keras seperti meja karna panas merupakan musuh element baterai laptop
6.Jangan bermain game terlalu lama pada laptop
Karna game bisa merusak motherboard bahkan bisa merusak komponen baterai laptop
7.Kurangi brigthness pada LCD Laptop
Brigthness laptop yang terlalu terang akan memakan daya baterai cukup besar
8.Setting Power Option
Pada setinggan Power Option maka kita harus memilih optimize agar baterai bisa stabil
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.

Kategori

Kategori

Paling Dilihat

Subscribe Here

Recent

Flickr

Comments